Sudahkah perusahaan Anda memiliki struktur organisasi? Pada beberapa kesempatan yang lalu kita pernah membahas Pentingnya struktur organisasi bagi perusahaan. Karena dengan memiliki struktur organisasi maka pekerjaan karyawan akan menjadi lebih jelas, koordinasi antar karyawan jadi lebih mudah, dapat mengurangi konflik internal, mampu meningkatkan motivasi karyawan untuk jenjang karier yang jelas, dan pada akhirnya dapat membantu perusahaan agar lebih cepat dalam mencapai target.

Melihat begitu pentingnya keberadaan struktur organisasi perusahaan, maka sudah seharusnya setiap perusahaan memiliki struktur organisasi yang diperkenalkan atau diinformasikan pada setiap karyawan, terlebih pada saat masa awal training kerja. Hal ini dikarenakan struktur organisasi perusahaan memiliki fungsi utama sebagai petunjuk atas pembagian kerja, fungsi, hingga cara dasar untuk mencapai keuntungan maksimal dalam sebuah perusahaan. Oleh karena itu dalam merumuskan struktur organisasi perusahaan harus benar-benar memperhatikan beberapa hal berikut:

1. Sesuai dengan visi misi perusahaan.
Struktur organisasi perusahaan merupakan komponen penting setelah dirumuskannya visi dan misi. Hal ini dikarenakan struktur organisasi perusahaan harus mampu mendukung tercapainya visi misi perusahaan. Jika belum ditetapkan apa saja yang menjadi visi misi perusahaan maka struktur organisasi yang dibuat tidak akan memberikan manfaat karena ketiadaan tujuan yang jelas. Setiap unit bisnis pasti memiliki tujuan yang ingin dicapai kan.. oleh karena itu sebaiknya tetapkan dulu visi misi perusahaan yang baku, barulah dalam mencapainya dirumuskan struktur organisasi yang jelas.

2. Kemampuan karyawan.
Ada berbagai jenis struktur organisasi, antara lain:

  • Struktur organisasi fungsional: disusun berdasarkan fungsi manajemen seperti produksi, pemasaran, keuangan, Sumber Daya Manusia (SDM). Paling lazim digunakan oleh perusahaan berskala kecil.
  • Struktur organisasi divisional: disusun berdasarkan kesamaan produk, pangsa pasar, layanan dan letak geografis. Umumnya digunakan perusahaan berskala menengah.
  • Struktur organisasi matriks: disusun berdasarkan pengembangan project Biasanya digunakan oleh perusahaan berskala besar.

Namun di samping tiga jenis struktur organisasi ini, berkembang pula jenis-jenis struktur organisasi lain yang disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing perusahaan. Sebelum menempatkan karyawan pada setiap posisi dalam struktur organisasi perusahaan pastikan Anda sudah mempertimbangkan dengan baik akan bakat dan kemampuannya, bahkan kematangan emosi ataupun kepribadiannya.

3. Lebih sederhana lebih baik.
Struktur organisasi perusahaan yang kompleks tidak selalu mengindikasikan kondisi perusahaan yang baik. Pada dasarnya semakin sederhana struktur organisasinya maka akan semakin baik karena lebih efisien. Idealnya hal ini berlaku pada perusahaan berskala kecil atau menengah. Dimana pada skala perusahaan ini belum memiliki personil yang banyak. Jika memiliki sedikit personil namun masih mampu meng-handle banyak jenis pekerjaan maka pembuatan struktur organisasi yang sederhana akan jauh lebih baik. Namun berbeda halnya jika perusahaan termasuk dalam skala besar yang di dalamnya terdapat banyak divisi dengan berbagai urusan yang kompleks. Maka pada perusahaan besar seperti ini memang sebaiknya dibuat struktur organisasi yang detail per bidang pekerjaan.

Setelah memahami jenis-jenis struktur organisasi perusahaan dan memahami 3 hal dasar yang perlu dipertimbangkan sebelum menyusunnya, maka kini Anda bisa mulai membuat struktur organisasi perusahaan yang baku dan sesuai tujuan perusahaan agar lebih mudah mencapai keuntungan maksimal. Agar lebih maksimal lagi, segera manfaatkan fitur Struktur Organisasi di Fingerspot.iO yang bisa memberikan kemudahan bagi setiap bidang usaha bisnis dan perusahaan pada berbagai skala.

Adapun kemudahan fitur Struktur Organisasi Fingerspot.iO antara lain:

  1. Menampilkan kantor pusat, kantor cabang, dan jabatan karyawan dalam struktur organisasi.
  2. Tersedia jabatan fungsional, yaitu jabatan teknis yang tidak tercantum dalam struktur organisasi, seperti guru, dokter, magang dan sebagainya.
  3. Tersedia tampilan dalam bentuk diagram pohon sehingga memudahkan manajemen perusahaan untuk melihat tampilan struktur organisasi.

Kesimpulan:
Agar dapat membuat struktur organisasi perusahaan yang baku dan benar maka perhatikan visi misi perusahaan, kemampuan karyawan, kompleksitas berdasarkan skala dan kebutuhan perusahaan, serta penggunaan teknologi pendukung yang tepat seperti Fingerspot.iO dengan fitur Struktur Organisasi yang diusungnya.


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *